• Kemanuasian tertidur, hanya terpaku pada hal yang tidak bermanfaat, hidup di dunia yang keliru. Percaya bahwa orang bisa mengatasinya, hal itu hanyalah kebiasaan dan penggunaan, bukan agama. "Agama" ini tidak layak.

    Jangan mencela Orang-orang Tarekat, lebih baik perbaikilah dirimu. Engkau memiliki pengetahuan dari agama yang keliru jika engkau membelakangi Realitas.

    Manusia melilitkan jaring bagi dirinya. Sementara seekor harimau (manusia Tarekat) menghancurkan kandangnya
    .

    (Guru Sufi Sanai dari Afghanistan, gurunya Rumi, dalam The Walled Garden of Truth ditulis pada tahun 1131 M)
     

  • Kategori Tokoh Sufi

  • Wali Sangga

    Wali Sangga
    Wali Sangga atau Walisanga dikenal sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad ke-17.
  • Iklan

Syekh Ibn ‘Atha’illah

thumbnail-2Nama lengkapnya adalah Syekh Ahmad Ibn Muhammad ibn ‘Atha’illah as-Sakandari. Ia lahir di Iskandariah (Mesir) pada 648H/1250M, dan meninggal di Kairo pada 1309M. Julukan al-Iskandari atau as-Sakandari merujuk kota kelahirannya itu.

Sedari kecil, Ibn ‘Atha’illah dikenal gemar belajar. Ia menimba ilmu dari beberapa syekh secara bertahap. Gurunya yang paling dekat adalah Abu Al-Abbas Ahmad ibn ‘Ali al-Anshari al-Mursi, murid dari Abu al-Hasan al-Syadzili, pendiri tarekat al-Syadzili.

Dalam bidang fiqih ia menganut dan menguasai mazhab Maliki, sedangkan di bidang tasawuf ia termasuk pengikut sekaligus tokoh tarekat al-Syadzili.

Baca lebih lanjut

Iklan

Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili

thumbnail-4Suatu ketika saat berkelana beliau berkata dalam hati, “Ya Allah, kapankah aku bisa menjadi hamba-Mu yang bersyukur?” Kemudian terdengarlah suara, “Kalau kamu sudah mengerti dan merasa bahwa yang diberi nikmat hanya kamu saja” Beliau berkata lagi, “Bagaimana saya bisa begitu, padahal Engkau sudah memberi nikmat kepada para Nabi, Ulama dan Raja?” Kemudian terdengar suara lagi, “Jika tidak ada Nabi, kamu tidak akan mendapat petunjuk, jika tidak ada Ulama kamu tidak akan bisa ikut bagaimana caranya beribadah, jika tidak ada Raja kamu tidak akan merasa aman. Itu semua adalah nikmat dari-Ku yang kuberikan hanya untukmu”.

Baca lebih lanjut